Ingin Memakai Behel? Ketahui Dulu Lebih Dalam Tentangnya

Saat ini behel sudah tidak lagi menjadi perawatn gigi. Bahkan behel juga bisa menjadi sebuah fashion di kalangan remaja. Dan bisa di buktikan dilingkungan kalian. Pasti kalian punya teman yang menggunakan behel.

Behel pada dasarnya alat berbasis kawat yang digunakan oleh ortodontis untuk memperbaiki gigi atau rahang yang tidak rata dan gigi yang bertumpuk. Banyak orang yang memakai kawat gigi di usia remaja untuk memperbaiki gigi mereka. Namun jangan salah, orang dewasa juga bisa mempunyai keuntungan dari kawat gigi. Tujuan awal dari behel ini adalah untuk menyelaraskan gigi dan rahang agar dapat menggigit makanan dengan baik dan menghasilkan senyum yang indah. Dan untuk anda yang baru saja ingin menggunakan behel ada baiknya mengetahui seluk beluk behel tersebut. Artikel berikut ini akan membahasnya.

Mengenal Behel Gigi

33

Behel adalah alat yang sengaja diciptakan di bidang kedokteran terutama dokter gigi. Dimana alat ini digunakan untuk memperbaiki gigi seseorang yang tidak terarur menjadi rapat dan rapih. Namun jangan salah kaprah jika gigi kalian sudah rapih namun kalian masih ingin menggunakan behel, sebaiknya kalian jangan menggunakan behel yang perawatan. Karena behel perawatan hanya di peruntukan  bagi gigi yang rusak saja. Sebaiknya kalian menggunakan jenis behel fashion

Sebagai alat kedokteran, behel juga sering disebut sebuah alat bantu yang digunakan oleh dokter gigi untuk memperbaiki susunan gigi dengan cara memberikan tekanan pada gigi dalam periode waktu yang panjang.

Behel terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Bracket yang ditempel ke gigi menggunakan lem khusus. Bisa terbuat dari berbagai macam material, seperti metal, ceramic atau bahkan sapphire.
  • Cincin ortodontik atau biasa disebut molar band yang dipasang pada gigi bagian belakang. Berfungsi sebagai tumpuan kawat lengkung.
  • Kawat lengkung yang dipasang ke bracket. Berfungsi sebagai penyalur tekanan ke gigi dan sebagai pemandu arah pergerakan gigi. Kawat lengkung ini mempunyai berbagai macam jenis ukuran yang harus disesuaikan dengan kondisi gigi yang dirawat.
  • Karet elastis yang mengikat kawat lengkung ke bracket. Seiring berjalannya waktu karet tersebut akan kehilangan daya elastisitasnya sehingga perlu diganti. Bisa menggunakan berbagai macam warna sesuai dengan keinginan.

Tujuan Pasang Behel Gigi

Dilihat dari sekian banyaknya manusia, tidak ada salahnya kan untuk memasang behel sebagai kecantikan. Yang intinya ini adalah fungsi dari kawat gigi yang tidak terhingga demi untuk tampil beda. Penggunaan kawat gigi bisa sangat membantu meningkatkan kesehatan gigi, karena susunan gigi yang tidak rata lebih beresiko untuk bisa menjadi tempat penumpukan plak dan sisa makanan yang bisa menyebabkan penyakit gigi dan mulut.

Susunan gigi yang tidak rata juga dapat menyebabkan makanan tidak dapat dikunyah dengan sempurna. Hal ini dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah pencernaan. Susunan gigi juga berpengaruh ke kejelasan bicara seseorang. Susunan gigi yang rapih akan membuat bicara lebih jelas dan lebih mudah untuk dimengerti. Selain alasan kesehatan, alasan utama menggunakan behel gigi adalah agar kamu bisa lebih nyaman dengan penampilanmu, lebih percaya diri dalam melakukan segala aktivitas, dan pada akhirnya memiliki hidup yang lebih berkualitas.

Mengapa mulut terasa sakit kalau memakai behel gigi?

Di awal pemakaian behel gigi, memang rasa sakit di mulut adalah hal yang wajar dan terjadi selama beberapa hari. Gigi juga terasa ngilu sebab behel gigi menekan gigi. Demikian juga saat Anda melakukan pengencangan behel gigi di dokter gigi. Tapi, rasa sakit ini bisa diredakan dengan obat yang mengandung ibuprofen.

Macam-Macam Behel Gigi

Tersedia berbagai macam kawat gigi yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan selera pemakainya.

Behel Lepasan

1

Kenapa sih ini dapat dikatakan sebagai behel lepasan? Karena lihat aja buktinya, kalau kalian memasangnya mungkin ini bisa dilepas, beda dengan yang namanya behel permanen. Kalau permanen jelas tidak mudah dilepas. Jadi apabila kalian ingin melakukanya, hal ini tidak semudah yang kalian pikirkan, tetapi kalian juga perlu melakukan ini ke dokter gigi. supaya kalian tidak nyesal nantinya. Namun disini ada juga yang bertanya-tanya, sist kira-kira ini bisa dibeli dipasar gak ya? Kalau menurut saya pribadi ini tidak bisa dibeli dipasaran atau memasang sendiri, melainkan ini harus kedokter.

Behel Permanen

2

Nah, kalau yang ini baru namanya behel permenan, karena jenis behel ini terpasang secara tepat di bagian gigi kita tersebut. Jadi tidak salah kalau ini dapat dikategori bahel yang sangat bahaya karena kasusnya ini berbeda dengan yang lainnya, kalau yang ini baru kasus yang ringan sampai berat. Behel permanen ini terbuat dari berbagai macam bahan, mulai dari metal, ceramic sampai dengan sapphire.

Behel Metal

6

Behel gigi berbahan metal ini adalah behel yang paling umum digunakan. Jenis Behel ini dapat digunakan dari kasus ringan hingga berat dan dapat dikombinasikan dengan karet elastis berbagai warna sehingga terlihat lebih menarik. Keunggulan behel ini adalah biayanya yang terjangkau dan bisa digunakan untuk berbagai macam kasus. Namun behel ini memerlukan kontrol rutin untuk mengganti karet karena seiring berjalannya waktu karet akan kehilangan daya elastisnya dan tekanan ke gigi akan berkurang. Sehingga perawatan tidak akan berjalan maksimal apabila kontrol tidak dilakukan secara rutin.

Behel Transparan

9

Merupakan jenis behel gigi yang menggunakan bahan ceramic atau sapphire yang transparan atau sewarna gigi. Behel ini banyak digunakan oleh pasien yang ingin tidak terlalu kelihatan menggunakan behel gigi. Kelebihan behel gigi jenis ini adalah behel lebih tersamar sehingga tidak terlalu kelihatan, namun disisi lain behel ini kekuatannya dibawah behel metal, sehingga tidak efektif untuk digunakan pada kasus-kasus yang berat. Behel ini tetap menggunakan karet dan kawat lengkung yang biasanya berwarna putih agar lebih tersamar. Apabila kamu menginginkan behel gigi yang benar-benar tidak tampak, maka kamu bisa menggunakan aligner yang berbahan transparan dan dicetak sesuai dengan bentuk gigi.

Behel Damon

5

Behel self-ligating atau lebih umum disebut behel damon adalah behel dengan teknologi yang lebih baru dibanding behel permanen standar. Buat Anda yang tidak ingin giginya dicabut dalam proses pemasangan behel, bisa mempertimbangkan behel damon. Karena behel gigi jenis ini lebih memungkinkan untuk tidak perlu mencabut gigi. Namun hal tersebut tergantung dari kasus yang dihadapi dan hasil yang ingin dicapai. Rasa sakit yang dirasakan ketika behel permanen standar harus dikencangkan untuk proses penarikan tidak dirasakan di behel damon, karena behel gigi jenis ini menggunakan per berukuran kecil untuk memberikan tekanan ke gigi secara halus dan bertahap. Berbeda dengan behel standar yang memanfaatkan karet elastis dalam proses penarikan.

Perawatan menggunakan behel damon akan lebih cepat karena behel ini tidak menggunakan karet yang bisa kehilangan daya elastisitasnya. Sehingga tekanan yang diberikan ke gigi bisa dilakukan secara terus menerus. Waktu perawatan bisa lebih singkat sekitar 6 bulan apabila dibandingkan dengan behel standar dan jeda waktu antara kontrol lebih panjang. Selain kelebihan yang dipaparkan di atas, behel damon juga lebih higienis karena tidak menggunakan karet elastis yang bisa jadi tempat bersarangnya plak. Behel damon tersedia dalam bahan metal dan bahan ceramic yang transaparan.

Panduan perawatan untuk pemakai behel

1. Hati-hati pilih makanan

Mengonsumsi makanan yang salah dapat merusak kawat gigi Anda. Selama beberapa hari pertama, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang lunak dan halus. Potong kecil-kecil makanan Anda agar lebih mudah untuk dikunyah. Contoh makanan yang dapat Anda konsumsi antara lain adalah seperti nasi, pasta, fish cake , mashed potato , daging yang dimasak lunak, puding, es krim, pisang, dan buah yang dijus.

Beberapa makanan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika Anda menggunakan kawat gigi karena dapat merusak kawat gigi adalah makanan yang keras, kenyal, lengket, dan perlu digigit. Contoh makanan yang harus dihindari adalah apel, permen karamel, kacang, dan permen karet. Permen karet sangat tidak dianjurkan karena dapat melekat pada kawat gigi.

2. Hindari kebiasaan buruk yang merusak gigi

Anda mungkin punya kebiasaan menggigit kuku atau menggigit pensil. Kebiasaan tersebut itulah yang harus segera Anda hentikan karena selain merusak gigi, juga dapat mengganggu kawat gigi yang baru Anda pasang.

3. Bersihkan sela-sela kawat gigi setelah makan

Penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi Anda. Selalu sikat gigi setiap selesai makan untuk menghindari adanya makanan yang terselip di kawat gigi. Waktu yang tepat untuk sikat gigi adalah 1 jam setelah makan.

4. Kontrol Secara rutin

Selalu kontrol rutin ke dokter gigi untuk melihat perkembangan dan memperbaiki kawat gigi yang mulai longgar. Dianjurkan untuk kontrol setiap 3-10 minggu tergantung dari jenis kawat gigi yang Anda pakai dan anjuran dokter gigi Anda.

5. Lindungi gigi saat olahraga

Jika Anda seorang atlet atau memiliki hobi olahraga, Anda tetap dapat melakukannya. Tetapi dalam hal seperti ini gunakan pelindung mulut setiap berolahraga untuk melindungi gigi dan kawat gigi Anda, terutama apabila Anda melakukan olahraga kontak yang memiliki risiko tinggi. Apabila Anda menggunakan kawat gigi yang dapat dilepas, selalu lepas kawat gigi Anda saat bermain dan tetap gunakan pelindung mulut.

Behel Yang Sesuai Untuk Kondisi Gigi Anda

Setelah Anda mengetahui macam-macam behel gigi, sekarang saatnya memilih yang cocok dengan kondisi gigi Anda.

Gigi Bercelah

77

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan gigi bercelah, Anda bisa menggunakan jenis behel sebagai berikut:

  • Behel Metal
  • Behel Transparan
  • Behel Damon Metal
  • Behel Damon Transparan

Gigi Berjejal

66

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan gigi berjejal, Anda bisa menggunakan jenis behel sebagai berikut:

  • Behel Metal
  • Behel Transparan
  • Behel Damon Metal
  • Behel Damon Transparan

Gigi Rahang Atas Lebih Maju

3

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan gigi dengan rahang atas lebih maju yang termasuk kasus yang cukup berat, Anda bisa menggunakan jenis behel sebagai berikut:

  • Behel Metal
  • Behel Damon Metal

Gigi Gingsul

e

Untuk Anda yang memiliki masalah dengan gigi gingsul yang termasuk kasus yang cukup berat, Anda hanya bisa menggunakan jenis behel sebagai berikut:

  • Behel Metal
  • Behel Damon Metal

Risiko memakai kawat gigi

Setiap perawatan medis pasti mengandung resiko. Namun resiko dalam penggunaan behel gigi sangat kecil apabila dikerjakan oleh dokter gigi yang berkompeten. Kompetensi dokter gigi sangat menentukan dari keberhasilan perawatan. Untuk itu kami tidak menganjurkan untuk memasang behel gigi pada seseorang yang tidak memiliki kompetensi medis seperti tukang gigi atau ahli gigi.

Resiko jangka pendek dalam menggunakan behel gigi adalah sariawan akibat dari gesekan kawat dengan bibir. Selain itu pembersihan gigi menjadi lebih sulit karena terhalang oleh kawat Resiko jangka panjang dalam menggunakan behel gigi adalah gigi menjadi tidak kokoh karena memendeknya akar gigi karena pergeseran gigi. Selain kelebihannya, memakai kawat gigi juga memiliki kekurangan yang harus disadari sebelum Anda memulai perawatan, seperti berikut:

1. Merasakan ketidaknyamanan

Rasa tidak nyaman ini cukup bervariasi pada tiap individu. Secara umum, gigi mungkin akan terasa sedikit sakit, sedikit longgar, dan kurang memiliki tenaga untuk menggigit pada beberapa hari pertama. Bagian dari behel dapat menggesek bibir, pipi, atau lidah sehingga menyebabkan nyeri. Terkadang, ada orang yang mengalami sariawan. Selain itu, Anda mungkin juga akan mengalami peningkatan air liur dan sedikit kesulitan untuk berbicara.

2. Mengalami resorpsi akar

Resorpsi akar adalah pemendekan akar gigi. Beberapa pasien ortodontik cenderung untuk memiliki masalah ini. Perubahan pada panjang akar ini merupakan hal yang normal dalam perawatan ortodontik dan biasanya tidak menyebabkan efek buruk jangka panjang pada mulut yang sehat.

3. Mengalami cedera

Karena kawat gigi menutupi gigi Anda, maka benturan atau pukulan yang mengenai mulut dapat menggores atau bahkan menggores bagian dalam bibir atau pipi Anda. Kawat dan bracket yang longgar atau rusak dapat menggores dan mengiritasi pipi, gusi, atau bibir. Ikuti saran dokter gigi Anda mengenai kebiasaan makan yang baik atau kebiasaan lainnya untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya cedera.

4. Gigi kembali lagi ke bentuk semula

Jika Anda tidak mengikuti petunjuk dokter gigi dengan hati-hati setelah kawat gigi Anda dilepas, terutama ketika Anda harus memakai alat bernama retainer, Anda mungkin akan kehilangan beberapa perbaikan yang diperoleh selama Anda memakai kawat gigi.

5. Memunculkan Bakteri dan Kuman

Penggunaan behel memang banyak dianggap orang sebagai solusi terbaik untuk mendapatkan gigi yang indah. Tapi tanpa sepengetahuan banyak orang tersebut, memakai behel dapat mengundang lebih banyak bakteri dan kuman bersarang di dalam mulut. Memakai behel bisa menjadi hal memudahkan bakteri untuk bertahan hidup di dalam mulut kita.

Ini karena behel tidak dilepas untuk jangka waktu tertentu di mana kita akan terus-menerus mengenakannya dan inilah yang akan membuat kuman gampang terselip di sela behel dan karetnya. Kalau tak cukup rajin menggunakan obat kumur, kuman dan bakteri akan jauh lebih mudah berkembang biak karena memang pada dasarnya gigi sulit dibersihkan dengan adanya kawat gigi.

6. Karang Gigi

Kondisi karang gigi merupakan bahaya lainnya yang perlu diwaspadai ketika memutuskan untuk menggunakan behel. Karang gigi ini masih ada kaitannya dengan perkembangbiakkan kuman dan bakteri pada poin sebelumnya. Akibat pemakaian behel terlalu lama dan sembarangan, bisa saja karang gigi muncul lebih cepat.

Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah karena area kurung logam terutama di bawah sulit dibersihkan sehingga otomatis sisa makanan yang masuk ke dalam mulut terakumulasi di sana. Penumpukan plak pun tak terhindarkan dan inilah yang menjadi risiko bagi para pengguna behel logam. Ingat bahwa karang gigi bisa menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Berapa lama behel gigi harus dipakai

Pemakai behel gigi biasanya memerlukan setahun hingga dua tahun sebelum mendapatkan hasil maksimal. Tapi, pemakaian behel gigi juga bisa memakan waktu lebih lama jika kondisi gigi lebih “berantakan”.

Berapa Banyak Uang Yang Harus Dikeluarkan Untuk Memakai Behel

Satu dekade yang lalu, harga pasang behel gigi masih mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah untuk pemasangan behel metal standar. Namun dengan perkembangan teknologi dan pasar yang semakin luas, saat ini harga pasang behel gigi sudah menjadi lebih terjangkau.

Beberapa klinik gigi seperti Orange Dental menyediakan kemudahan pembayaran dengan cicilan tanpa bunga hingga 12 bulan yang membuat harga pasang behel gigi menjadi lebih terjangkau untuk semua. Harga pasang behel gigi mulai dari Rp 4.199.000 untuk behel metal, Rp 7.699.000 untuk behel transparan ceramic, dan Rp 12.499.000 untuk behel damon.

Cara mengurangi rasa nyeri saat baru pasang behel

Setelah pemasangan kawat gigi, mulut dan gigi Anda pasti akan terasa sangat tidak nyaman sementara Anda masih menyesuaikan diri Anda dengan kawat gigi baru. Hal ini merupakan hal yang normal dan dirasakan oleh semua orang yang menggunakan kawat gigi. Untuk mengurangi rasa nyeri, Anda dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri.

Penggunaan kawat gigi merupakan terapi jangka panjang. Penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana merawat kawat gigi supaya dapat bertahan lama dan memberikan hasil yang maksimal. Apabila terdapat kerusakan pada kawat gigi Anda, jangan ragu dan jangan tunda untuk segera menemui dokter gigi Anda.

Nah, itulah dari adanya tentang behel. Jadi apabila ada diantara kalian yang ingin melakukannya cobalah terlebih dahulu memikirkannya panjang-panjang agar tidak nyesal ujung-ujungnya. Namun, setelah apa yang sudah saya berikan mudah-mudahan ini dapat bermanfaat buat semuanya.

Ingin Memakai Behel? Ketahui Dulu Lebih Dalam Tentangnya

beauty |