Mengenal Lebih Jauh Tentang Imlek

Pernahkah kamu mendengar imlek? Tentunya kebanyakan orang tidak tau pasti apa itu sebenarnya dan mengapa adanya Imlek. Sehingga mereka nggak tau makna tersebut itu gimana dan mengapa orang Tiongha merayakannya. Untuk itu disini kami hadir untuk menjelaskannya.

Apa itu hari Imlek?

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru Imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru Imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti “malam pergantian tahun”.

perayaan-dekorasi-imlek-2017

Di China daratan, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam. Namun kesemuanya banyak berbagi tema umum seperti :

  • Perjamuan makan malam besar (tua ciak me), pada malam sehari sebelum tahun baru Imlek diadakannya pesta atau penyulutan kembang api.
  • Silaturahmi kepada keluarga terutama yang lebih tua /senior.
  • Pembagian angpau kepada anak-anak, keluarga yang belum menikah dan fakir miskin.

merayakan-imlek

Cara Merayakan Hari Raya Imlek

1. Bersihkan Rumah

Tradisi ini berdasarkan kepercayaan bahwa membersihkan rumah di saat tahun baru ini akan “menghilangkan nasib buruk” yang telah terakumulasi selama setahun terakhir. Membersihkan juga membuat rumah siap untuk menerima nasib baik masuk kembali.

  • Tampil segar dan higienis juga bagian penting dari perayaan; bahkan potongan rambut baru juga sudah cukup.
  • Jangan bersihkan rumah di saat perayaan sedang berlangsung. Jika melakukan hal ini maka akan “menghilangkan” nasib baik yang baru Anda terima. Selama lima belas hari atau paling tidak beberapa hari di awal perayaan, jika Anda tidak bisa menunggu selama itu, Anda bisa bebas dari tugas membersihkan rumah.

2.  Pasang Dekorasi Berwarna Merah

Di kebudayaan Tiongkok, warna merah adalah simbol untuk keberuntungan dan biasa digunakan untuk dekorasi tahun baru. Angka “8” juga melambangkan keberuntungan dan kekayaan karena pengucapan angka delapan berirama sama dengan keberuntungan atau kekayaan.

  • Tempelkan potongan kertas di jendela. Potongan kertas yang detail ini biasanya menggambarkan suasana kehidupan di pedesaan atau mitologi Tiongkok dan biasanya diletakkan di bagian utara dan selatan menghadap jendela.
  • Pasang lukisan dan kesenian tahun baru Tiongkok. Secara tradisional, benda-benda tersebut menggambarkan kesehatan dan karunia, termasuk binatang dan buah-buahan. Anda juga bisa menempelkan sebuah gambar “dewa pintu” di pintu rumah Anda, yang menurut tradisi berfungsi untuk melawan roh jahat dan memberkati rumah Anda.
  • Gantung tulisan kaligrafi sebagai dekorasi. Anda bisa menulis bait bertema musim semi atau membeli kaligrafi Tiongkok dan mencetaknya di kertas berwarna merah.
  • Membuat dekorasi dengan lentera kertas. Benda ini terbuat dari kertas merah dan merupakan salah satu dekorasi yang biasa digunakan selama tahun baru Imlek.
  • Cat pintu, kusen pintu atau kaca jendela dengan warna merah untuk membuat perubahan dengan cepat.

3. Susun Dekorasi Tambahan

Lengkapi kerajinan tangan dan karya seni dengan mangkuk makanan, bunga dan sajian yang lain.

  • Letakkan bunga di sekitar rumah, seperti bunga lotus. Bunga lotus melambangkan kelahiran dan pertumbuhan.
  • Letakkan jeruk Mandarin di sekitar rumah. Jeruk Mandarin dengan daun yang masih menempel melambangkan buah kebahagiaan untuk tahun baru. Gunakan angka genap dan makan secara berpasangan untuk nasib baik.
  • Sediakan tempat untuk meletakkan delapan buah lilin. Delapan adalah angka keberuntungan. Anda bisa meletakan berbagai macam sajian di tempat lilin Anda atau permen tradisional Tiongkok yang terbuat dari biji teratai, longan, kacang, kelapa, biji melon merah atau manisan melon.

4. Menyanjung Dewa Dapur 

Tujuh hari sebelum tahun baru dikisahkan bahwa dewa dapur melapor ke kaisar giok mengenai keadaan rumah tangga. Berikan perilaku terbaik Anda dan tawarkan dia persembahan buah, permen, air atau makanan lainnya. Sebagian orang membakar gambar dewa dapur untuk mengirim dia ke surga dalam bentuk asap.

  • Di beberapa wilayah, orang-orang secara tradisional menyiapkan tahu dua hari sebelumnya untuk menghormati dewa dapur dan memakan sisa-sisa tahu untuk menunjukkan sifat hemat pada saat kaisar giok membaca laporan dari dewa dapur. Anda bisa mengganti makanan tradisional ini dengan porsi tahu yang rasanya lebih enak jika Anda suka.

2gvgc

Alasan Merayakan Tahun Baru Imlek

1. Tahun Baru Imlek Adalah Perayaan Budaya

Mungkin kamu berpikir orang Tionghoa yang merayakan Tahun Baru Imlek harus yang beragama Buddha atau Khonghucu. Tapi pendapat tersebut tidak tepat karena Tahun Baru Imlek adalah perayaan budaya bukan agama. Jadi apapun agamamu asalkan kamu Tionghoa, kamu tetap bisa merayakan Tahun Baru Imlek. Soalnya Tahun Baru Imlek artinya adalah tahun baru yang dihitung berdasarkan peredaran bulan mengelilingi bumi. Di luar negeri, Tahun Baru Imlek disebut Chinese New Year, bukan Confusianist Taoist atau Buddhist.

Yang menyebabkan orang salah sangka adalah karena Presiden Megawati pernah menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari raya agama Khonghucu. Karena di Indonesia hari libur nasional ditetapkan berdasarkan hari raya agama, seperti Natal, Nyepi, Tahun Baru Hijriah, Galungan dan lain-lain.

2. Sebagai Rasa Syukur Dan Harapan Rezeki Melimpah

Dulu di China, Tahun Baru Imlek dirayakan oleh para petani setelah melewati musim dingin dan mensyukuri permulaan musim baru, yaitu musim semi. Perayaan Tahun Baru Imlek meliputi sembayang Imlek, sembayang kepada Thian (Tuhan Yang Maha Esa) dan perayaan Cap Go Meh. Tujuan dari sembayang tersebut adalah sebagai rasa syukur dan harapan agar rezeki melimpah di masa yang akan datang.

3. Sebagai Sarana Untuk Kumpulan Masyarakat

Karena kesibukan sehari-hari, pastinya kita sulit untuk berkumpul dengan keluarga atau saudara jauh. Sehingga momen Tahun Baru Imlek pun dimanfaatkan untuk istirahat sejenak dari pekerjaan dan berkumpul dengan keluarga. Lewat Tahun Baru Imlek, kita bisa ngobrol soal pengalaman hidup, terutama mengenai apa yang sudah kita alami selama setahun belakangan. Makanya ketika merayakan Tahun Baru Imlek, biasanya kita dilarang marah atau berkata kasar kepada keluarga.

Nah, hanya itulah yang bisa kita lihat dari beberapa yang ada. Yuk, kita ikuti perayaan Imlek tahun ini. Gong Xi Fa Cai.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Imlek

culture |