Memahami Jenis-Jenis Mouse Beserta Fungsinya

Mouse merupakan salah satu bagian komponen dari sistem komputer. Yang bisa di bilang ini perangkat keras yang termasuk dalam golongan perangkat input (masukan). Istilah mouse pada komputer. Mouse jika merujuk pada istilah bahasa indonesia disebut tetikus. Hampir setiap hari mungkin kita selalu menyentuh dan menggunakan jenis barang ini. Namun tahukah anda apa sih sebenarnya pengertian mouse tersebut? Atau mungkin ada diantara kita yang penasaran awal mula ditemukannya mouse hingga menjadi seperti bentuk saat ini.

Penjelasan Singkat Mengenai Mouse

Mouse, atau “Tikus” dalam istilah baku Bahasa Indonesia-nya, adalah salah satu perangkat keras (hardware) dalam sebuah komputer, yang berfungsi sebagai alat input utama selain keyboard. Mouse dikategorikan sebagai sebuah Pointing Device (alat penunjuk/pemilih). Gerakan kursor di layar monitor mewakili pergerakan dari piranti mouse itu sendiri. Dengan mengarahkan kursor mouse pada icon/GUI (Graphic User Interface) tertentu, kemudian mengeksekusi perintah dengan cara meng-kliknya, seorang pengguna dapat menjalankan perintah tertentu pada program komputernya.

Mouse merupakan peralatan inputan yang berfungsi untuk menggerakkan pointer yang ada pada layar monitor untuk menjalankan suatu program atau icon-icon perintah yang ada pada layar monitor dengan cara melakukan klik kiri, klik kanan, double klik, drag and drop, ataupun scroll lock. untuk itu, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa mouse masih menjadi primadona untuk memasukkan input data dan perintah ke komputer, hal ini karena dengan menggunakan mouse lebih memudahkan dalam penggunaan dan lebih leluasa.

Mouse, juga berfungsi untuk menggerakkan kursor. Hasil gerakan kursor pada monitor merupakan hasil operasi sensor yang digerakkan oleh putaran bola yang terdapat pada bagian bawah mouse. Saat ini, bola pada mouse kini telah diganti dengan teknologi optik sehingga bisa menggerakkan sensor lebih akurat.

Mouse tipe standart selalu terdapat 2 tombol, satu tombol kanan, dua tombol kiri. Kedua tombol ini memiliki fungsi yang berbeda. Tombol kiri pada mouse biasa digunakan untuk memilih obyek dan text, sedangkan tombol mouse sebelah kanan bila ditekan akan menampilkan menu menu tertentu. Menu menu ini berbeda dan mengikuti aplikasi yang sedang dijalankan. Pada bagian tengah atas mouse juga terdapat sebuah roda yang biasa disebut dengan scroll, scroll ini berfungsi untuk menggulung layar / halaman ( naik turun).

Mouse pertama kali ditemukan oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute pada tahun 1963. Pertama kali diperkenalkan, mouse hanya memiliki dua alat mekanik berbentuk roda sebagai menanda arah yang masing-masing mengacu pada sumbu X dan sumbu Y. Mouse ini hanya memiliki satu tombol saja pada bagian atasnya. Dan bentuknya masih terlihat sangat primitif.

Mouse yang pertama merupakan sebuah perangkat yang sangat sederhana. Terbuat dari kayu, memiliki satu tombol kecil di sebelah kanan atasnya, kemudian memiliki dua roda besi kecil di dalamnya. Saat itu, alat ini diberinama resmi “X-Y position indicator for a display system” (Indikator posisi X-Y untuk sebuah system tampilan). Karena bentuknya yang memiliki kabel panjang, dan menyerupai seekor tikus, alat ini kemudian dipanggil “mouse” (Tikus). Kursor di layar ini pun sebenarnya mempunyai nama “bug” (serangga). Tapi nama ini tidak menjadi terlalu populer.

Pengembangan project mouse terus dilakukan oleh Engelbart, lalu ada kemajuan yang signifikan pada tahun 1970, saat itu mouse telah memiliki 3 buah tombol dan dapat mengetahui letak X-Y pointer yang ada pada layar komputer. Perangkat ini saat itu dikenal dengan nama X-Y Position Indicator.

Pada umumnya mouse memiliki tombol utama sebanyak dua buah, kedua tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Sebagai pelengkap lalu ada tombol tambahan yang disebut sebagai tombol scroll, tombol ini dapat kita temukan pada mouse keluaran terbaru seperti mouse jaman sekarang. Jika anda sudah aktif mengoperasikan komputer sejak tahun 90an dulu, pastinya anda akan teringat pada mouse dengan bola sebagai penangkap gerakan. Jenis mouse ini untuk jaman sekarang sudah sangat susah ditemui, karena fungsi penangkap gerakan sudah digantikan dengan sinar laser untuk mouse modern.

Bagian Dari Mouse

Terdapat 3 bagain yang terdapat pada Mouse, dan setiap bagian memiliki fungsinya masing-masing, antara lain sebagai berikut:

  • Klik Kanan: Klik kanan berfungsi untuk melihat perintah yang bersifat pengaturan.
  • Klik Kiri: Klik kiri berfungsi untuk memilih atau untuk menyeleksi file, menjalankan perintah, membuka link, klik pada tombol dialog dan fungsi lainnya.
  • Scroll: Scroll berfungsi untuk menggerakkan tampilan halaman layar atas ke bawah atau sebaliknya.

Jenis-Jenis Mouse

Semakin berkembangnya dunia teknologi, berdampak pula pada perkembangan mouse. Di awal kemunculannya mouse memiliki bentuk yang lebih besar dibandingkan dengan ukuran yang biasa kita lihat sekarang. Namun secara umum, mouse dapat digolongkan dari dua aspek penting, yaitu (1) metode pendeteksian mouse dan (2) koneksi mouse ke komputer atau laptop.

1. Menurut Metode Pendeteksian Mouse

Menurut metode pendeteksian lokasinya, mouse digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu mechanical, optomehanical, dan optical mouse. Berikut adalah perbedaan masing-masing jenis mouse berdasarkan metode pendeteksian lokasinya:

1. Mouse Mekanis

Mouse jenis ini mempunyai bola di bagian bawahnya. Bola yang berada di bagian bawah mouse tersebut bisa bergerak ke segala arah. Pada saat bola tersebut bergerak, maka sensor yang ada di dalam mouse akan mendeteksi arah pergerakan bola dan menerjemahkannya ke monitor dengan gerakan yang sama. Mouse tipe ini masih sangat populer dan banyak dijumpai kira-kira sampai tahun 2008.

Sekarang mouse jenis ini sudah jarang ditemukan karena sudah digantikan oleh teknologi yang lebih maju. Salah satu kekurangan penggunaan mouse ini adalah Anda harus menggunakan mouse pad sebagai alas mouse Anda. Jika tidak, maka bola pada mouse tidak akan bisa bergerak dengan leluasa yang membuat pointer Anda tidak dapat menunjuk ke tempat yang semestinya Anda inginkan.

2. Optomechanical mouse

Optomechanical mouse secara prinsip sama dengan mechanical mouse. Hanya saja pada mouse tipe ini, selain terdapat bola, di dalamnya juga terdapat sinar yang merepresentasikan posisi koordinat pointer. Dengan demikian mouse tipe ini mempunyai keakuratan lebih tinggi dibandingkan dengan mechanical mouse.

3. Mouse Optikal

Jenis mouse ini tidak menggunakan sistem mekanik sama sekali. Sebagai gantinya, tipe ini menggunakan sinar laser untuk mendeteksi pergerakan mouse. Dengan demikian kita bisa menggunakan mouse jenis ini tanpa memerlukan mouse pad. Teknologi pada optical mouse membuat kinerjanya jauh lebih presisi dibandingkan dengan dua tipe mouse sebelumnya.

Sinar laser yang dipancarkan bergerak mengikuti tangan pengguna. Sinar laser itu menghidupkan sistem sensor optik seperti pada mouse optik biasa. Ribuan gambar diambil dalam waktu satu detik untuk mengetahui pergerakan mouse. Koordinat yang dikirim mouse kemudian digunakan komputer untuk memosisikan pointer. Mouse laser punya keunggulan yang sama ketimbang mouse yang pakai bola. Kalau dibandingkan dengna mouse optik biasa, mouse laser punya keuntungan.

Mouse laser bisa digunakan hampir di mana saja, termasuk di tempat di mana mouse optik sulit sekali dipakai, misalnya pada paha yang terbungkus celana jeans . Mouse laser cocok sekali untuk dibawa bepergian bersama laptop karena orang tidak perlu membawa mouse pad, bisa dipakai dengan alas apapun dan (kalau nirkabel) tidak ribet dengan kabel.

2. Menurut Koneksi Mouse ke Komputer / Laptop

Sedangkan menurut koneksi mouse ke komputer maupun laptop, mouse dibedakan menjadi bus, serial, PS/2, USB, dan wireless mouse. Berikut penjelasan dari masing-masing jenis tersebut:

1. Mouse Bus

Mouse jenis ini terkoneksi pada PC melalui bus, yang digunakan pada awal digunakannya komputer IBM. Mouse ini terkoneksi ke PC melalui perangkat bus yang terintegrasi pada ISA add-in card.

2. Mouse Serial

Seperti namanya, mouse ini disambungkan melalui serial port, yaitu sebuah media komunikasi digital dimana informasinya dikirimkan secara bit per bit. Port yang umum digunakan adalah port tipe D dengan 9 pin (DB9M) yang terdapat pada bagian belakang motherboard. Mouse tipe ini pun sekarang ini sudah sangat jarang beredar.

3. Mouse PS/2 

Pada PS/2 mouse, digunakan konektor berupa 6-pin mini-din. Mouse ini booming mulai tahun 1987. Umumnya port yang diperuntukkan bagi mouse ini mempunyai warna hijau. Jenis ini juga sudah sangat jarang dijumpai di pasaran. Namun jika Anda membeli sebuah PC, Anda tidak perlu terkejut karena mungkin di sana masih ada yang menyertakan port untuk mouse tipe ini.

4. Mouse USB

Sama seperti mouse sebelumnya, mouse hanya berbeda di port-nya. Mouse ini menggunakan USB sebagai jembatan pengiriman sinyal dari mouse ke monitor. Mouse dengan USB ini pertama kali diproduksi pada tahun 1990-an. Kini jika Anda membeli mouse di took-toko komputer dan aksesorisnya, Anda akan mendapati banyak sekali mouse yang menggunakan USB karena lebih praktis.

5. Mouse Wireless

Tipe yang terakhir adalah wireless mouse. Tahun-tahun belakangan ini semua aksesoris digital tak terkecuali mouse tengah mengarah ke tren wireless. Mouse ini tidak memerlukan kabel untuk mentransmisikan sinyal pergerakan, melainkan melalui pesan wireless yang diterim receiver device pada chip. Keunggulan mouse ini adalah memberikan kesan rapi pada perangkat komputer kita. Keterserakan kabel bisa kita minimalisir.

Namun mouse tipe ini juga mempunyai kekurangan, yaitu membutuhkan baterai dalam pengoperasiannya, mengingat tidak mempunyai kabel.

Fungsi Mouse

Fungsi mouse komputer adalah mengatur pergerakan kursor secara cepat, selain itu juga untuk memberikan suatu perintah dengan hanya menekan tombol pada mouse komputer. Di dalam perangkat mouse, ini terdapat sebuah bola kecil yang akan menangkap pergerakan mouse dan mentransfer sinyal listrik ke perangkat pemroses (CPU). Dengan demikian, mouse juga dapat secara cepat melakukan kinerjanya sebagai perangkat masukan.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kalau mouse itu memiliki fungsi utama sebagai pointing device, yakni untuk menggerakan pointer pada layar monitor baik itu personal computer (PC) maupun laptop. Namun selain fungsi tersebut, jika kita cermati lebih lanjut ternyata mouse ini mempunyai banyak kegunaan yang sering tidak kita sadari. Berikut adalah beberapa fungsi mouse yang perlu anda ketahui:

  1. Menginput dan memasukan perintah pada komputer.
  2. Digunakan sebagai penggerak pointer atau kursor ke layar komputer
  3. Digunakan untuk beberapa kegiatan seperti : double klik, drag, klik, geser, drag drop dan klik kanan
  4. Digunakan untuk memperbesar dan memperkecil tampilan layar
  5. Digunakan untuk melakukan scrolling pada layar dengan menggunakan roda scroll tengan pada mouse
  6. Mendeteksi beberapa gerakan 2D atau 3D secara relatif ke posisinya
  7. Mengaktifkan tombol suatu perintah dan melakukan sebuah eksekusi pada sebuah aplikasi
  8. Digunakan untuk pengaturan dan perbesar tampilan sebuah objek

Demikian itulah pembahasan mengenai mouse. Semoga dengan adanya informasi ini kita semakin terpacu untuk terus belajar ilmu komputer, dan kita tahu dengan menguasai komputer akan sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Sekian dari artikel saya jika ada kata-kata yang kurang mohon maaf.

Memahami Jenis-Jenis Mouse Beserta Fungsinya

tekno |