Mengulas Lebih Dalam Tentang Mikroskop

Mungkin untuk kalian anak IPA pasti sering melihat mikroskop di laboratorium sekolah kalian bukan? Nah jika sering melihat, tahu kah kalian apa itu fungsinya?b Dan baghaimana kcara menggunakannya? Hmm mungkin sebagian masih pada mikir, so dari pada kebanyakan mikir mending kita ulas di dalam artikel berikut ini.

Sejarah Penemuan Mikroskop

Mikroskop yang telah kita gunakan di saat sekarang ini sudah mengalami perubahan yang sangat singnifikan. Sebagaiman telah kita ketahui bersama bahwa pada umumnya mikroskop sendiri terbagi menjadi menjadi dua yaitu mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Mikroskop adalah salah satu jenis alat optik yang fungsinya untuk melihat sekumpulan benda yang memiliki ukuran yang sangat kecil. Mikroskop ditemukan pertaman kali oleh Zacharies Jansen pada tahun 1590. Di zamannya, teknologi yang canggih ini sangat bermanfaat sebab dapat melihat benda dengan ukuran yang sangat kecil.

Apa Sih Yang Dimaksud Mikroskop?

w

Mikroskop berasal dari bahasa latin, yaitu “mikro” yang berarti kecil dan kata “scopein” yang berarti melihat. Mikroskop adalah alat bantu yang digunakan untuk melihat dan mengamati benda-benda yang berukuran sangat kecil yang tidak mampu dilihat dengan mata secara terkemuka. Jika kita ingin mengamati struktur daun suatu tanaman, nah kita tidak mungkin bisa melihat secara detail hanya dengan mata telanjang saja,

Kita memerlukan sebuah alat yaitu mikroskop. Ada berbagai jenis mikroskop, tergantung tujuan penggunaannya. Ada mikroskop cahaya, binokuler, elektron dan lainnya. Untuk itu mari kita membahas secara lengkap pada tengah artikel nanti jadi silahkan simak hingga selesai. Terkait benda kecil ini dapat diperbesar bayangannya sebesar 40 kali, 100 kali, 400 kali maupun 1000 kali lipat. Namun perbesaran ini dapat dilakukan hingga berkali-kali lipat tergantung jenis mikroskopnya.

Jenis mikroskop

ee

Citra mental yang mungkin Anda miliki dari mikroskop biasa adalah mikroskop optik. Mikroskop ini menggunakan lensa dan cahaya visual. Anda melihat melalui lensa mata mikroskop pada sampel secara real time. Sebaliknya, mikroskop pencitraan menggunakan sinar radiasi atau partikel. Balok ini memantul atau melewati sampel dan diukur dan ditafsirkan oleh komputer untuk menciptakan citra sampel yang dapat dilihat kemudian.

  • Mikroskop optik

Mikroskop majemuk adalah bentuk mikroskop optik yang paling dikenal. Mikroskop majemuk menggunakan sistem beberapa lensa untuk menghasilkan pembesaran. Mikroskop majemuk yang khas akan mencakup lensa penglihatan yang memperbesar suatu benda sebanyak 10 kali, dan empat lensa sekunder yang memperbesar benda 4, 10, 40, atau 100 kali. Cahaya ditempatkan di bawah sampel dan berjalan melalui salah satu lensa sekunder dan lensa pandang, dan karenanya diperbesar dua kali. Misalnya, jika Anda menggunakan lensa pembesaran 40 dengan lensa pembesaran 10, objek yang Anda lihat akan diperbesar 10 kali 40, atau 400 kali. Sementara mikroskop majemuk dapat menghasilkan pembesaran dalam jumlah besar, gambar yang dihasilkan oleh cahaya visual biasanya memiliki resolusi lebih rendah daripada yang dihasilkan oleh mikroskop lain.

Bentuk lain dari mikroskop optik adalah diseksi atau mikroskop stereo. Mikroskop ini menggunakan dua lensa pandang yang berbeda dan menghasilkan gambar tiga dimensi dari sampel. Namun, ia memiliki perbesaran maksimum yang jauh lebih kecil daripada mikroskop majemuk, dan biasanya tidak dapat diperbesar lebih dari 100 kali.

  • Mikroskop Pencitraan

Mikroskop imaging secara signifikan lebih tinggi dalam resolusi dan pembesaran daripada mikroskop optik, namun juga jauh lebih mahal. Berbagai jenis mikroskop pencitraan menggunakan berbagai jenis radiasi atau partikel untuk memberikan gambaran tentang sampel. Mikroskop confocal menggunakan sinar laser, memindai mikroskop akustik menggunakan gelombang suara, dan mikroskop sinar-X, yang dapat diduga, menggunakan sinar-X. Mikroskop elektron menggunakan elektron dan bisa memperbesar sampel hingga 2 juta kali. Mikroskop elektron transmisi menciptakan gambar dua dimensi, sedangkan mikroskop elektron scanning menciptakan gambar tiga dimensi.

Sebuah mikroskop probe pemindaian dapat membuat citra komputer dari atom individu. Mikroskop jenis ini mengukur tekstur permukaan benda pada skala yang sangat kecil, dan akan mencatat di mana atom-atom masing-masing menonjol dari struktur itu.

Fungsi Mikroskop

Mikroskop memiliki fungsi utama yang penting bagi penelitian apapun. Fungsi utamanya yaitu sebagai alat bantu utama untuk mengamati dan meneliti sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Fungsi mikroskop lainnya tergantung kepada jenis mikroskop, tetapi tidak jauh jauh dari fungsi utamanya. Perbedaan fungsi hanya dipengaruhi oleh kemampuan dan komponen mikroskopnya.

Bagian Mikroskop

fff

Mikroskop dengan kekuatan tinggi atau majemuk mencapai tingkat pembesaran yang lebih tinggi daripada mikroskop stereo atau daya rendah. Ini digunakan untuk melihat spesimen yang lebih kecil seperti struktur sel yang tidak dapat dilihat pada tingkat perbesaran yang lebih rendah. Intinya, mikroskop majemuk terdiri dari komponen struktural dan optik. Namun, di dalam dua sistem dasar ini, ada beberapa komponen penting yang harus diketahui dan dipahami oleh setiap mikroskop. Bagian mikroskop kunci ini diilustrasikan dan dijelaskan di bawah ini.

Bagian-Bagian Optik

  • Lensa okuler, fungsinya untuk memperbesar kembali bayangan dari lensa objektif. Untuk perbesarannya biasanya 6, 10, atau 12 kali. Disinilah kita meletakkan mata kita untuk mengamati objek.
  • Lensa objektif, fungsinya untuk memperbesar bayangan objek. Untuk perbesarannya sendiri 10, 40, atau 100 kali dan biasanya terdapat 3 lensa. Sebelum kita mengamati objek, sebelumnya kita harus mengoleskan minyak emersi ke objek terlebih dahulu agar nantinya bayangan yang dihasilkan lebih jelas.
  • Diafragma, fungsinya untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk. Fungsinya sama dengan pupil yang ada pada mata manusia.

Bagian-Bagian Non-Optik

  • Lengan mikroskop, fungsinya sebagai pegangan untuk memindahkan benda ini ke tempat lain.
  • Tabung mikroskop, bagian mikroskop yang menghubungkan antara lengan okuler dengan lensa objektif adalah tabung mikroskop.
  • Revolver, fungsinya untuk mengatur perbesaran lenda objektif yang diinginkan.
  • Makrometer (pemutar kasar), fungsinya untuk menaikkan atau menurunkan tabung secara cepat guna mengatur fokus dari gambaran objek yang kita mau.
  • Mikrometer (pemutar halus), fungsinya untuk menaikkan dan menurunkan tabung secara lambat guna mengatur fokus dari gambaran objek yang kita mau.

Bagaimana Mikroskop Bekerja?

h

Semua bagian dari mikroskop bekerja sama. Cahaya dari iluminator melewati aperture, melalui slide, dan melalui lensa objektif, di mana gambar spesimen diperbesar. Citra yang diperbesar kemudian berlanjut melalui tabung bodi mikroskop ke lensa mata, yang kemudian memperbesar bayangan yang dilihat pemirsa. Belajar menggunakan dan menyesuaikan mikroskop majemuk Anda adalah langkah penting berikutnya. Ini juga penting untuk mengetahui dan memahami praktik terbaik pembersihan mikroskop Anda.

Bagian mikroskop bekerja sama di rumah sakit dan di laboratorium forensik, untuk ilmuwan dan mahasiswa, ahli bakteriologi dan ahli biologi sehingga mereka dapat melihat bakteri, tumbuhan dan sel hewan dan jaringan, dan berbagai mikroorganisme di seluruh dunia. Mikroskop majemuk telah melanjutkan penelitian medis, membantu menyelesaikan kejahatan, dan berulang kali terbukti sangat berharga dalam membuka rahasia dunia mikroskopis.

Nah, itulah penjelasan mengenai mikroskop, namun sampai disini lah pembahasan kita kali ini. Sekian dari artikel saya ini dapat bermanfaat buat semuanya.

Mengulas Lebih Dalam Tentang Mikroskop

tekno |