Hal Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Takhayul Dan Khurafat

Pernahkah Anda berpikir dua kali ketika seekor kucing hitam melintasi jalan Anda, atau Anda mengira bahwa itu membawa nasib buruk? Jika iya, Anda mungkin percaya pada takhayul.  Akan tetapi tidak semuanya takhayul itu dapat dipercaya. Jadi untuk itu, ada baiknya kalian mengetahui mengenai takhayul, namun disamping itu selain takhayul, ada juga yang namanya khuarafat, yang serupa namun bisa dibilang mereka berbeda. Nah untuk itu artikel kali ini akan menjelaskan perbedaan keduanya.

Perbedaan Takhayul Dan Khurafat

Mungkin sebagian orang menganggap bahwa ini adalah hal yang serupa, namun tahayul dan khurafat merupakan suatu hal yang berbeda. Jadi untuk mengetahui hal tersebut ada baiknya kalau kalian simak dibawah ini.

  • Takhayul

Tahayul adalah kepercayaan kepada makhluk gaib yang tidak berdasar pada al-quran dan hadits.  Dan Dalam istilah awam, takhayul adalah kepercayaan yang dimiliki secara luas namun tidak masuk akal dalam pengaruh supranatural, terutama yang mengarah pada nasib baik atau buruk. Takhayul tidak memiliki penjelasan ilmiah yang masuk akal untuk semua orang. Bagi mereka yang bisa memahaminya sebagai upaya orang awal untuk memahami sifat di sekelilingnya. Takhayul terus ada karena mereka diwariskan dari generasi ke generasi.

  • Khurafat

Adalah cerita-cerita bohong, tidak masuk akal, yang disangkut paut kan dengan aqidah. Dan menurut seorang ahli teologi islam. Khurafat adalah sesuatu hal yang tidak bisa diterima oleh akal sehat. Orang yang membawa hal-hal yang berbau khurafat biasanya suka memberikan hal-hal yang bersifat dusta memutarbalikan fakta dan menonjolkan hal-hal yang bathil.

Contoh Takhayul Dan Khurafat

Kedua hal ini memiliki contoh yang berbeda dan inilah perbedaan keduanya. Jadi untuk melihat perbedaan diantara keduanya yuk kita lihat dibawah ini.

Takhayul

kucing-garong-lucu

 

1.  Kucing Hitam

Bila Anda berada di luar, terus ada seekor kucing hitam yang melintasi jalan Anda adalah pertanda buruk. Ini adalah salah satu takhayul yang paling umum di India. Asal takhayul ini bisa ditelusuri ke Mesir. Orang-orang Mesir kuno percaya bahwa kucing hitam adalah makhluk jahat dan mereka membawa nasib buruk. Di India, warna hitam biasanya berarti Shani, dan diyakini sial.

Ilmu pengetahuan dan akal sehat di sisi lain, percaya bahwa jika seekor binatang kebetulan melintasi jalan Anda, itu menandakan bahwa binatang itu pergi ke suatu tempat.

2. Kadal Jatuh Pada Manusia

Pernahkah Anda mendengar seseorang memuji keindahan seekor kadal? Aku juga tidak. Itu karena pemandangan kadal jauh dari menyenangkan. Kadal yang jatuh pada manusia adalah cerita yang sama sekali berbeda. Seluruh cabang astrologi India didedikasikan untuk mempelajari jatuhnya kadal, yang dikenal dengan Gauli Shastra. Jatuhnya kadal pada manusia meramalkan pertanda baik atau buruk tergantung pada bagian tubuh mana yang pernah dihubungi kadal itu. Menurut Shastra ini, jika kadal jatuh di kepala, itu dianggap pertanda buruk.

Jika seseorang melihatnya secara rasional, kadal terjadi sebagai makhluk beracun dan melepaskan bahan kimia beracun dari tubuh mereka untuk melindungi diri dari musuh. Jika kadal bersentuhan dengan bagian tubuh manusia, disarankan untuk segera mencuci bagian itu.

3. Kedutan Mata Sebelah Kiri

Kedutan mata memiliki konotasi yang berbeda dalam budaya yang berbeda. Di India, kedutan mata kiri dianggap pertanda buruk. Arti kedutan mata juga tergantung pada jenis kelaminnya. Kedutan mata kiri pada wanita dianggap pertanda baik, sedangkan untuk pria itu dianggap pertanda buruk. Secara ilmiah, ada berbagai alasan di balik kedutan mata-stres, alergi, ketegangan, kelelahan, atau mata kering.

4. Tidak Boleh Memotong Kuku Pada Hari Selasa

Anda pasti pernah mendengar saran orang tua Anda agar tidak memotong kuku pada hari Selasa, atau untuk mengonsumsi makanan non-vegetarian pada hari Selasa atau untuk mencuci rambut Anda pada hari Sabtu. Berarti takut akan sesuatu. Dikatakan bahwa Anda melanggar peraturan ini dan Anda akan dikenakan ‘paap’ atau hukuman dari Tuhan. Di Barat juga, Jumat 13 dianggap tidak beruntung. Jika seseorang ingin melihatnya secara rasional, saya beritahu Anda bahwa hari-hari tertentu dalam seminggu didiskriminasikan!

5. Bersin Membawa Sial

 

Pernahkah Anda memiliki seseorang yang bersin saat Anda meninggalkan rumah untuk sesuatu yang penting dan orang tua Anda mengatakan bahwa itu membawa nasib buruk? Ini hanya satu takhayul dari berbagai takhayul yang berhubungan dengan orang yang bersin. Orang Yunani awal, Romawi dan Mesir percaya bahwa seseorang bersin akan meramalkan kebaikan atau kejahatan masa depan masing-masing.

Berbicara secara ilmiah, bersin adalah reaksi terhadap debu, alergi atau akibat dingin atau sakit. Ini adalah fungsi tubuh yang benar-benar di luar kendali seseorang. Keadaan yang tidak terkendali dan mendadak dari orang-orang yang bernada bersin sejak zaman kuno.

6. Melewati Perangkat Runcing

Adalah saran untuk tidak melewatkan benda-benda runcing seperti pisau dan gunting pada seseorang yang sisi tajamnya mengarah ke arah mereka karena hal itu bisa membawa nasib buruk dan negatif. Untuk menyerahkannya kepada orang lain, Anda harus menyimpannya di suatu tempat di dekat mereka sehingga mereka mengambilnya dari sana. Logika yang mungkin di balik takhayul ini bisa jadi benda tajam seperti pisau dan gunting mampu menyebabkan luka; maka mereka seharusnya tidak diserahkan dengan sisi runcing mereka ke arah orang lain.

7. Kedatangan Dewi Lakshmi

Sebuah kepercayaan luas di negara ini adalah bahwa Dewi Lakshmi mengunjungi rumah Anda selama Diwali. Persiapan untuk festival dimulai beberapa hari sebelumnya dan orang membersihkan setiap sudut dan celah rumah mereka untuk mengundang dewi Lakshmi. Dewi Lakshmi adalah dewi kekayaan dan kelimpahan. Lucu dan tidak logis orang percaya bahwa Dewi Lakshmi akan mengunjungi rumah mereka. Satu-satunya cara menuju kemakmuran adalah kerja keras.

8. Pecahan Kaca / Cermin

Kaca pecah adalah simbolis nasib buruk. Melihat bayangan seseorang di cermin yang pecah juga dianggap tidak menguntungkan. Kita semua pernah melihat adegan film Bollywood yang clichéd dimana pecahan kaca membawa tahun-tahun yang sial. Dikatakan bahwa pecahan kaca bisa berakibat pertengkaran dan hubungan bermusuhan dengan teman dan saudara. Logika yang mungkin di balik takhayul ini bisa jadi bahwa dengan pecahan kaca di sekelilingnya, seseorang pasti akan memotong dan melukai diri sendiri.

9. Janda Dianggap Tidak Bermartabat

Di berbagai belahan negara, janda dianggap tidak menguntungkan. Mereka tidak hanya harus berurusan dengan kehilangan pasangan mereka, tapi juga ejekan masyarakat tempat mereka tinggal. Mereka dianggap tidak beruntung dan tidak mengenakan hiasan, perhiasan atau mempercantik diri. Mereka tidak diizinkan untuk memakai warna apapun tapi putih. Mereka dilarang menghadiri pertemuan sosial atau festival.

Apakah kita bahkan perlu menyebutkan alasan logis dibalik takhayul aneh ini? Takhayul ini aneh dan hanya mempromosikan kesalahpahaman. Wanita adalah manusia dan tidak boleh didefinisikan atau diperlakukan sesuai status perkawinan mereka.

10. Gerhana

Banyak takhayul dikaitkan dengan gerhana. Orang percaya bahwa selama ada gerhana, matahari ditelan oleh setan, jadi seseorang harus menghindari pacaran saat terjadi gerhana. Banyak orang menghindari memasak dan makan saat gerhana. Wanita hamil sangat disarankan untuk tinggal di dalam rumah selama gerhana. Sinar UV yang berbahaya dipancarkan saat terjadi gerhana, oleh karena itulah orang disarankan untuk tetap berada di dalam rumah. Orang menemukan alasan aneh untuk hal yang sama.

Khurafat

tonton-tv9-khurafat_screen_294697310

1. Kualat Karena Melanggar Adat

Kadang dalam rangka tasyakuran atau tolak balak. Tapi kenapa cara seperti itu yang dipilih bukan cara yang ditunjukkan oleh islam? Jawabannya hampir bisa dipastikan, “adatnya sejak dulu ya seperti ini!” persis dengan kaum musyrik tempo dulu. Allah berfirman, “Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi Kami hanya mengikuti apa yang telah Kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. (QS. Al-Baqarah 170)

2. Cegah Bencana Dengan Ritual Tolak Balak

Ritual yang dimaksud adalah sesaji untuk taqarrub kepada jin yang mereka anggap berkuasa di tempat itu. Seakan jin-jin itu mampu mengendalikan alam, mampu mendatangkan banjir, mampu menjadikan gempa bumi dan tanah longsor. Ini adalah keyakinan syirik paling berat yang bahkan tidak dilakukan oleh orang-orang musyrik. Orang-orang musyrik dahulu menyekutukan Allah dalam beribadah, tapi mereka tetap meyakini, bahwa yang mengendalikan semua urusan adalah Allah. Firman Allah Qs. Yunus 31

3. Hilangkan Mimpi Buruk Dengan Membalik Bantal

Mereka meyakini dengan membalik bantalnya, maka arah mimpi menjadi berubah atau ‘epesode’nya berganti. Ada pula yang berkeyakinan, dengan membalik bantal, maka apa yang dialami dalam mimpi tidak menjelma di alam nyata. Bagaimana islam menjelaskan kejadian seperti ini, lalu bagaimana solusinya?

Nabi telah menjelaskan bahwa mimpi baik itu adalah dari Allah, sedang mimpi buruk itu dari setan. Rasulullah bersabda, “Mimpi baik itu dari Allah, sedang mimpi buruk itu dari setan. Jika salah satu di antara kalian bermimpi yang tidak disukai, maka hendaknya menghembuskan (dengan sedikit ludah) kekiri tiga kali, lalu membaca ta’awudz kepada Allah dari keburukannya, niscaya mimpi buruk itu tidak akan memadharatkannya.” (HR. Muslim)

4. Sial Karena Terkena Hukum Karma

Dalam bahasa sansekerta, karma berarti perbuatan. Dalam arti umum, meliputi semua kehendak (baik dan buruk, lahir dan batin, pikiran, kata-kata atau tindakan). Karma dikenal juga dengan hukum sebab-akibat. Mereka yang percaya karma yakin bahwa di masa yang akan datang orang akan memperoleh konsekuensi dari apa yang telah diperbuat di masa lalu.

5. Musibah Karena Mendahului Kakaknya Menikah

Mereka meyakini bahwa hal ini akan menjadikan kakaknya tidak laku, dan sang adik juga akan menerima akibatnya karena lancang melangkahi kakaknya menikah. Sebagian yang merasa terpaksa ‘melanggar’ adat itu mengharuskan sang adik untuk mengadakan ritualplangkahan. Adapun islam mengajarkan untuk menyegerakan jika dirasa sudah mampu. Tidak menjadi soal apakah ketika menikah kakaknya telah menikah atau belum.

6. Selamatan Tujuh Bulan Dalam Kandungan

Orang jawa menyebutnya dengan mitoni. Menurut para pelakunya, ritual ini merupakan bentuk syukur kepada sang Pencipta yang telah menyelamatkan ibu dan calon bayi hingga berumur tujuh bulan. Harinya pun dipilih hari ‘baik’ bukan sembarang hari. Bentuk ritualnya bermacam-macam, dari ritual siraman, calon ibu berganti pakaian dengan 7 motif, lalu para tamu diminta untuk memilih motif mana yang paling cocok.

Tujuan untuk bersyukur tidaklah menjadikan ritual itu layak diikuti. Karena tujuan yang benar harus ditempuh dengan cara yang benar pula. Lalu bagaimana cara mensyukuri yang benar? Tak ada ritual khusus, waktu khusus atau tempat khusus. Hendaknya memperbanyak tahmid dalam segala kondisi, dan jika suatu kali mendapatkan suatu perkara yang tidak disukai hendaknya membaca Alhamdulillah ‘ala kulli haal, segala puji bagi Allah dalam segala keadaan.

7. Kokok Ayam Ditengah Malam, Isyarat Wanita Hamil Di Luar Nikah

Kepercayaan seperti ini biasanya terjadi karena hasil utak-atik orang terhadap perkara yang dianggap ganjil. Misalnya secara kebetulan ada kejadian yang berbarengan. Keyakinan seperti ini tidaklah dibenarkan karena tidak berlandaskan dali.

Demikian itulah sekilas penjelasan mengenai takhayul dan khurafat. Sebagai umat beragama ada baiknya kita jangan terlalu percaya akan takhayul dan khurafat

Hal Yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Takhayul Dan Khurafat

Unik |